Breaking News
Home » Main News » Kuliah Umum Prof. Catherine Matthews di S2 IPA Unib

Kuliah Umum Prof. Catherine Matthews di S2 IPA Unib

MENGAWALI aktivitas perkuliahan mahasiswa baru tahun ajaran 2012/2013, Program Studi Magister (S2) Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu (FKIP UNIB), Senin (10/9), menggelar kuliah umum dan seminar pendidikan dengan tema “Natural Conservation Education for A Better Life.”

Kuliah umum yang dihelat di ruang rapat utama gedung rektorat Unib itu sangat istimewa karena menghadirkan narasumber yang sangat kompeten di bidangnya, yaitu Prof. Dr. Catherine E. Matthews dari University of North Carolina Amerika Serikat. Kemudian hadir pula seorang pakar ilmu sains dari Universitas Negeri Jakarta Dr. Nanang Arif Guntoro.

Prof. Catherine datang ke Bengkulu didampingi suaminya Mr. Timothy B Spruillare. Selain memberikan kuliah umum kepada para mahasiswa S2 Pendidikan IPA, Ia juga akan melakukan pertemuan dengan pimpinan fakultas KIP Unib untuk membicarakan tentang kerjasama pengembangan ilmu-ilmu pendidikan. Langkah ini juga merupakan salah satu upaya dalam mengimplementasikan program FKIP Unib berkelas dunia.

“Prof. Catherine juga akan memberikan komentar dan saran agar kualitas thesis lebih baik. Keterbukaan dan upaya penjaminan mutu ini sangat penting agar S2 Pendidikan IPA FKIP Unib menjadi refrensi untuk pengembangan pembelajaran sains. Center for exelent bidang pendidikan sains di Indonesia yang selama ini dianggap berada di Jawa, akan segera kita pindahkan ke FKIP Unib,” ujar Ketua Program Studi S2 IPA FKIP Unib Dr. Aceng Ruyani ketika memberikan kata sambutan.

S2 Pendidikan IPA FKIP Unib kata Dr. Aceng Ruyani, berpandangan bahwa membina guru sains yang berkualitas membutuhkan dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan, Sains dan Pembelajarannya. Dikotomi diantara keduanya tentu kurang tepat.

“Kita berusaha agar mampu mengajar konsep sains yang benar dengan cara yang benar. Menghindari mengajar konsep sains yang salah dengan cara yang benar, atau mengajar konsep sains yang benar dengan cara yang salah. Tentang hal ini, Prof. Catherine juga akan berbagi pengalaman dengan dosen dan mahasiswa S1 Pendidikan Biologi tentang “Improving better teaching in biology,” ujarnya.

Kuliah umum yang dimoderatori Prof. Safnil, MA itu disambut baik oleh Dekan FKIP Prof. Dr. Rambat Nur Sasongko, M.Pd dan Rektor Unib Prof. Ir. H. Zainal Muktamar, M.Sc, Ph.D. Dengan menggunakan Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia keduanya memberikan selayang padang tentang Universitas Bengkulu dan Fakultas KIP kepada narasumber dari Amerika Serikat tersebut. Kedua pimpinan itu juga kembali menegaskan keinginan dan komitmen untuk menjadikan Unib sebagai perguruan tinggi berkelas dunia pada 2025.

Kemudian dalam sambutannya Rektor juga menekankan bahwa saat ini Unib sedang dalam proses peningkatan mutu pembelajaran. Hal ini sejalan dengan pelaksanaan amanat Undang-Undang No.12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. “Undang-Undang itu telah disahkan dan intinya bahwa kita harus meningkatkan mutu pembelajaran dan pelayanan kepada mahasiswa,” tukas Prof. H. Zainal Muktamar.[hms1]

Check Also

UNIB and Dongguk University, South Korea Sign MoU to Cooperation Development

Program of World Class Professor (WCP) of Ministry of Research, Technology, and Higher Education made …