Breaking News
Home » Main News » 45 Mahasiswa BKS PTN Barat KKN Bersama di Unib

45 Mahasiswa BKS PTN Barat KKN Bersama di Unib

PROGRAM KKN Bersama yang dikembangkan 20 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) anggota BKS PTN Barat kini kian mantap dan eksis. Buktinya, saat ini sebanyak 45 mahasiswa dari 6 PTN melakukan KKN Bersama Multilateral di Universitas Bengkulu. Ke 45 mahasiswa itu membaur dengan ribuan mahasiswa Unib dan Senin pagi (2/7) telah dilepas oleh Rektor Unib, Prof. Ir. H. Zainal Muktamar, M.Sc, Ph.D, untuk menuju lokasi KKN di Kabupaten Bengkulu Utara dan Bengkulu Tengah.

Ketua P3KKN Unib, Prof. Dr. Ir. Priyono Prawito, M.Sc mengatakan, KKN Unib kali ini merupakan KKN periode ke-67, dengan tema “Revitalisasi Kearifan lokal dalam Menunjang Pemberdayaan Masyarakat menuju Keberhasilan Pembangunan Daerah.” Pada KKN ini, Unib sekaligus menjadi tuan rumah kegiatan KKN Bersama yang dikembangkan BKS PTN Barat.

“KKN Bersama kali ini bersifat multilateral, diikuti beberapa perguruan tinggi. Jumlah peserta KKN Bersama 45 mahasiswa dari 6 PTN yaitu IPB 10 mahasiswa, UNSRI 7 mahasiswa, UNRI 15 mahasiswa, UNJA 7 mahasiswa, UNTIRTA 5 mahasiswa dan UNAND 1 mahasiswa. Semua peserta hadir pada upacara pelepasan dan telah membaur dengan mahasiswa Unib untuk sama-sama menuju lokasi KKN,” papar Prof. Priyono.

Sementara itu, Rektor Unib Prof. Ir. H. Zainal Muktamar, M.Sc, Ph.D mengatakan, tekait Program KKN Bersama, pada rapat kerja Ketua LPM BKS PTN Barat di Unib beberapa waktu lalu, ke 20 PTN sepakat untuk memantapkan dan sama-sama berkomitemen untuk melaksanakan program ini.

“Program KKN Bersama sangat bagus dan bertujuan untuk menambah wawasan para mahasiswa. Dengan program ini kita juga dapat memupuk serta meningkatkan rasa persatuan dan persaudaraan dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar Prof. Zainal.

Kepada peserta KKN baik mahasiswa Unib maupun peserta KKN Bersama dari luar Unib yang berjumlah 1.754 orang, Rektor berpesan agar dapat menjaga nama baik diri sendiri, nama baik keluarga, maupun nama baik institusi atau almamater. “Maanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan melakukan berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat. Jaga nama baik Anda sebagai kaum intelektual,” tukas Rektor.[hms1]

Check Also

UNIB and Universiti Sains Malaysia Increase Partnerships

Chief of Office of Research and Community Services (LPPM) of UNIB, Dr. rer. nat. Totok …